Oleh : C.Pdt. Andreas Kristofel Simamora, S.Fil (LPP 2 HKBP Sei Berombang)
Topik : TUHAN MEMENUHI SEMUA JANJINYA
Syalom jemaat Tuhan yang terkasih di dalam nama Tuhan Yesus Kristus….
Yosua 21:43-45 : Jadi seluruh negeri itu diberikan TUHAN kepada orang Israel, yakni negeri yang dijanjikan-Nya dengan bersumpah untuk diberikan kepada nenek moyang mereka. Mereka menduduki negeri itu dan menetap di sana.
Dan TUHAN mengaruniakan kepada mereka keamanan ke segala penjuru, tepat seperti yang dijanjikan-Nya dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka. Tidak ada seorang pun dari semua musuhnya yang tahan berdiri menghadapi mereka; semua musuhnya diserahkan TUHAN kepada mereka.
Dari segala yang baik yang dijanjikan TUHAN kepada kaum Israel, tidak ada yang tidak dipenuhi; semuanya terpenuhi.
Jemaat yang terkasih di dalam nama Tuhan Yesus, Yosua 21:43–45 merupakan penutup penting dari kisah pembagian tanah Kanaan. Setelah perjalanan panjang dari Mesir, pengembaraan di padang gurun, hingga peperangan merebut tanah perjanjian, penulis menyimpulkan dengan satu pengakuan iman: Tuhan telah memberikan segala yang dijanjikan-Nya kepada Israel. Bahkan ditegaskan, “Tidak satu pun dari segala janji baik yang diucapkan TUHAN kepada kaum Israel gagal; semuanya terpenuhi.” Di sini pusat perhatian bukanlah keberhasilan Yosua atau kekuatan bangsa Israel, melainkan kesetiaan Allah terhadap perjanjian-Nya.
Secara teologis, bagian ini memperlihatkan bahwa Allah adalah Allah yang konsisten terhadap firman-Nya. Kesetiaan-Nya tidak bergantung pada kesempurnaan umat, tetapi pada karakter-Nya sendiri. Walaupun Israel sering bersungut-sungut dan tidak setia, Allah tetap menggenapi rencana keselamatan-Nya. Inilah dasar pengharapan orang percaya: janji Allah berdiri teguh karena Dia tidak pernah berubah.
Dalam konteks kehidupan saat ini, banyak orang mudah kecewa ketika doa belum dijawab atau rencana hidup tidak berjalan sesuai harapan. Dunia mengajarkan untuk bergantung pada kemampuan diri, tetapi firman Tuhan mengingatkan bahwa hidup orang percaya dibangun di atas kesetiaan Allah. Kadang-kadang penggenapan janji Tuhan tidak terjadi secepat yang kita inginkan, namun selalu terjadi pada waktu-Nya yang sempurna.
Sebagai jemaat, kita dipanggil untuk mengingat kembali setiap penyertaan Tuhan dalam perjalanan hidup, keluarga, maupun pelayanan gereja. Ketika kita mengingat kesetiaan-Nya di masa lalu, kita memperoleh keberanian untuk menghadapi masa depan. Gereja yang bertumbuh bukan hanya gereja yang memiliki banyak program, tetapi gereja yang hidup dalam keyakinan bahwa Allah tetap bekerja menggenapi kehendak-Nya. Kiranya firman ini menguatkan kita untuk tetap setia berjalan bersama Tuhan. Jika Allah telah membuktikan kesetiaan-Nya kepada Israel, maka Dia juga tetap setia memimpin setiap orang yang percaya kepada Kristus. Sebab Allah yang berjanji adalah Allah yang juga menggenapinya.
Amin.













Discussion about this post