Oleh: Pdt Dr. Deonal Sinaga, MTh (Kadep Koinonia HKBP)
“Diberkati Menjadi Berkat…!”
Sahabat yg baik hati, selamat hari Minggu! Damai sejahtera dan sukacita kiranya memenuhi hidup saudara!
Firman Tuhan pada Minggu Sexagesima hari ini (Kejadian 12:1-5) menyegarkan kembali kisah pemanggilan Abram (Abraham) yang legendaris itu. Sebuah cerita iman yang menarik, menantang, unik dan rasanya mustahil.
Betapa tidak? Seorang pria yang sudah berusia ujur (75 tahun) disuruh untuk pergi dari rumah kelahirannya, dari kampung halaman dan negerinya, menuju tempat yang dia belum kenal sama sekali.
Bisikan dari manakah ini? Apa betul itu datang dari Tuhan? Sekali pun itu datang dari Tuhan, apakah tidak ada keraguan dalam hatinya untuk melangkah sesuai perintah itu?
Kita tidak tahu pergumulan bathin Abram kala itu ketika dia mendengar suara panggilan itu.
Sebagai manusia normal, dia tentunya akan bertanya-tanya. Dia akan mempertanyakan maksud dan tujuan suara itu. “Cogito Ergo Sum – Saya berpikir, maka saya ada,” demikian fondasi filsafat Rene Deskartes.
Namun demikian, apa pun yg dipikirkan Abram, apa pun pertanyaan yang muncul di hatinya, sekali pun mungkin keraguan itu muncul berulang kali, pada akhirnya di memutuskan dengan mantap, tanpa bimbang dan ragu, untuk pergi sesuai dengan panggilan itu.
“Sekali layar terkembang, surut dia berpantang…” Dia yakin akan suara panggilan itu dan melangkah dengan iman.
Dia memutuskan untuk pergi meninggalkan negerinya dan sanak saudaranya dan dari rumah bapanya di Haran menuju negeri yang akan Tuhan tunjukkan kepadanya.
Dia percaya akan panggilan yang berisikan janji berkat: Tuhan akan memberkatinya dan menjadikannya bangsa yang besar, membuat namanya masyhur dan dia akan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa di dujia ini.
Abram percaya dengan suara panggilan dan semua perkataan Tuhan. Itulah yang menentukan kisah hidupnya selanjutnya.
Dan kita tahu, dialah yang dikenal dan dikenang sebagai bapa orang percaya, teladan dalam iman dan menjadi inspirasi sepanjang masa.
Firman Tuhan benar-benar menjadi kenyataan. Abram – orang Haran itu setia dan taat pada Firman Tuhan. Dia pergi menuju tanah Kanaan. Dia membawa istrinya Sara dan Lot anak saudaranya. Keluarga Abram benar-benar terberkati dan menjadi bangsa yang besar, terberkati dan menjadi berkat sepanjang masa.
Saudaraku, seperti Abram (Abraham), setiap orang percaya adalah orang yang diberkati. Tuhan telah memberkati kita dengan anugerah ajaib (amazing grace): penghapusan dosa, keselamatan dan hidup yang kekal – melalui dan di dalam Yesus Kristus. “Angka jolma na martua do hita.”
Kita juga memiliki panggilan dari Tuhan. Kita terpanggil untuk memuliakan nama Tuhan, melayani Dia, melayani sesama manusia, bahkan melayani ciptaanNya.
Jika kita setia dan taat pada panggilan itu, maka hidup kita akan menjadi berkat. Kapan pun, dimana pun dan dalam situasi dan kondisi apa pun, hidup kita akan menjadi berkat, jika kita setia dan taat pada panggilan itu.
Tidak kebetulan, tetapi dengan pemahaman mendalam akan panggilan Tuhan yang nyata dalam FirmanNya dan dengan tuntunan Roh Kudus, HKBP telah menetapkan visinya: “Menjadi berkat bagi dunia – To be a blessing in the world – Gabe pasupasu di portibi on.” Visi ini didasarkan pada Firman Tuhan (Kejadian 12) ini.
Kita tidak perlu menunggu satu hari pun untuk mewujudkan panggilan ini. Kita tidak perlu menunggu hidup kita lebih baik, uang dan harta lebih banyak, pengetahuan yang cukup, situasi dan kondisi lingkungan yang sempurna. Sama sekali tidak.
Ketika kita memutuskan untuk percaya, setia dan taat pada panggilan Tuhan, sesungguhnya hidup kita sudah menjadi berkat. Seperti Abram, jika kita melangkah dengan iman, kita akan melihat hal-hal yang menakjubkan terjadi dalam hidup ini.
Saudara adalah pribadi yang unik dan istimewa, seperti Abram yg tidak ada duanya. Kisah hidup saudara dan saya, tentunya berbeda dari kisah hidup Abram dan semua orang.
Tetapi satu yang pasti, jika kita setia dan taat pada panggilan Tuhan dan percaya akan panggilanNya, niscaya kisah hidup kita akan menjadi kisah yang unik, menarik, istimewa dan menakjubkan.
Melalui dan dalam diri saudara dan saya, banyak orang akan terberkati dan dunia ini akan menjadi tempat yang lebih baik, lebih indah dan lebih layak untuk didiami.
Selamat berpetualang dalam iman! Dear friends, I wish you a wonderful Sunday! Be happy and smile!??














Discussion about this post