Evangelium: Yeremia 15:15-21
*Pengkhotbah: Pdt. Dr. Deonal Sinaga (Ka.Dep. Koinonia HKBP)*
*Topik: Firman Tuhan menjadi kegirangan bagiku* Hatami do las ni rohanghu
1. Sahabat yang baik hati, selamat hari Minggu dan salam dari Lawe Desky, Tanah Alas! Sukacita dan damai sejahtera kiranya memenuhi hidup saudara!
2. Jika Firman Tuhan menjadi kegirangan bagi kita, maka kita adalah orang yang berbahagia. Molo hata ni Debata na gabe las ni rohanta, tung jolma na martua ma hita. Kita sudah sampai pada proses pembentukan kepribadian yang benar-benar unggul. FirmanMu pelita bagi hidupku, terang bagi jalanku. Lapatanna, ndang adong be na hurang.
3. Boasa, alana nunga sahat hata ni Tuhan i tu hita. Kebenaran Firman Tuhan itu sudah menjadi milik kita. Itulah yang paling berharga. Bukan harta. Bukan kuasa. Bukan jabatan atau posisi, bahkan bukan situasi dan kondisi kehidupan yang ideal.
4. Inilah satu kesimpulan yang diungkapan oleh nabi Yeremia, seorang nabi yang memberitakan Firman Tuhan di tengah bangsa yang tegar tengkuk, keras kepala dan tidak mengenal dirinya sebagai umat Tuhan. Bangsa yang hatinya sudah jauh dari Tuhan sekali pun mulutnya memuji Tuhan, bangsa yang beribadah sekali pun hatinya jauh dari Tuhan, dan bangsa yang menghina dan merendahkan hamba-hamba Tuhan, termasuk Yeremia sendiri.
5. Yeremia, yang sempat mengeluh, bersungut-sungut bahkan merasa kasihan pada diri sendiri, hingga berkata, “celaka aku, ya ibuku, bahwa engkau melahirkan aku…” satu sikap yang tidak pantas, perkataan yang tidak pantas, kini berubah.” Dia terlalu cengeng menjadi seorang nabi jika masih mau bersungut-sungut. Sekarang dia telah menerima keadaanya dan kembali hanya bergantung pada Firman Tuhan.
6. Pada akhirnya dia sampai pada pemahaman yang benar “ FirmanMu itu menjadi kegirangan bagiku dan menjadi kesukaan hahatiku”(ay. 16) Dia telah menyadari bahwa satu-satunya yang dia butuhkan adalah Firman Tuhan dan kebenarannya. Tidak lebih dan tidak kurang. Dia telah sampai pada kepribadian, yang Tuhan bisa pakai untuk menjadi penyambung lidah: menyatakan kebenaran dan menubuatkan apa yang akan terjadi di tengah-tengah mereka.
7. Karena itu, Tuhan senang dan Tuhan mengatakan, jika dia kembali, maka Tuhan akan memakai dia kembali sebagai pelayan. Dilayakkan kembali. Itulah yang yang paling utama. Dia telah menjalani proses pembentukan karakter dan kepribadi yang layak Tuhan pakai.
8. Benarlah perkataan Woodrow Wilson, “Jika saudara kehilangan harta, saudara belum kehilangan apa-apa. Jika saudara kehilangan kesehatan, saudara sudah kehilangan sesuatu (tapi belum seberapa, red.). Tetapi jika saudara kehilangan karakter, saudara sudah kehilangan segalanya.”
9. Yeremia, telah mendapatkan kembali karakter dirinya sebagai seorang nabi yang bisa Tuhan pakai. Yakni, karakter yang hidup dari Firman Tuha, bergantung pada Firman Tuhan dan menghidupi Firman Tuhan. Itulah kiranya yang kita alami sebagai orang percaya, yang paling utama dalam hidup ini adalah mendengar, memahami dan menghidupi Firman Tuhan dan kebenaranNya!
10. Dear friends, I wish you a blessed Sunday! Be happy and smile!













Discussion about this post