SIANTAR- MEDIAMASIP.COM
Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar Dr Muktar B Panjaitan, M.Pd memberangkatkan dosen dan mahasiswa ke Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan mengikuti Program Magang Berdampak (PMB) Dalam Pemulihan Bencana tahun 2026.

Pemberangkatan dilaksanakan di Lantai III Biro Rektor UHKBPNP Jalan Sangnaualuh No.4 Pematangsiantar, Sabtu (7/2/2026)
Akselerasi pemulihan ekonomi masyarakat pasca bencana melalui inovasi pakan ikan mandiri berbasis buah terentang dan sekolah darurat tersebut diikuti sebanyak 51 mahasiswa yang dilaksanakan selama dua minggu yang bertujuan untuk pemulihan ekonomi masyarakat dan pendidikan di Desa Lancat Kecamatan Arse Kabupaten Tapanuli Selatan.

Ketua LPPM Dr Dumaris Silalahi M.Pd dalam sambutannya mengatakan UKBPNP tercartat sebagai salah satu kampus yang menang dan ikut program mahasiawa bedampak dari Kemendiktisaintek, “Kita berharap kegiatan dapat memberikan kontribusi yang positif kepada Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar,”ujarnya sembari mengatakan bahwa kegiatan tersebut didanai oleh Kemendiktisaintek tahun 2026.
Ketua tim, Dr Herna Febrianti Sianipar dakam sambutannya mengatakan alasan memilih Batang Toru sebagai tempat penelitian adalah karena Batang Toru memiliki aneka ragam hayati, juga salahnsatu tempat terjadinya longsor.
“Setelah kegiatan nantinya diharapkan bermanfaat bagi bangsa, Masyarakat dan lingkungan,”ujarnya.

Dekan FakultasTeknik dan Sumber Daya Perairan Welmar Basten B Barat M.Si dalam sambutannya mengatakan program ini merupakan program baru dan terobosan baru. Oleh karena itu dia berpesan agar seluruhnya bekerja keras sehingga pelaksanaannya dapat tuntas,” Teruslah bekerja keras untuk pelaksanaannya supaya tuntas,”ujarnya.
Welmar menambahkan, dalam pelaksanaan magang berdampak agar selalu berkolaborasi,” Saat ini tidak zamannya lagi berkompetensi tetapi yang diperlukan adalah kolaborasi makan ketika di lokasi berkomunikasilah dengan baik supaya berjalan kolaborasinya,”ujarnya.
Sementara itu, rektor UHKBPNP Dr. Mukhtar B Panjaitan sebelum memberangkatkan peserta berpesan kepada sekuruh peserta agar setibanya dilokasi diharapkan menjadi bagian dari solusi bukan jadi masalah yang mengedepankan rasa empati kemanusiaan dan jangan menganggap diri sebagai penolong superior karena kita hanya pendamping,” Edukasilah mereka semampumu. Jagalah etika . Tunjukan dirimu sebagai mahasiswa yang naik satu level untuk ilmu di masyarakat,”ujarnya.
Rektor juga berpesan agar jangan masuk ke ranah ranah budaya, agama dan lain lain yang bisa menimbulkan pertikaian,”Jaga nama baik almamater. Berangkat dengan tulus bekerja dengan kepekaan,”tutupnya.

Acara diawali dengan ibadah singkat, dan dilanjutkan dengan upacara nasional, kata-kata sambutan dan diakhiri dengan pemberangkatan oleh rektor
Adapun dosen yang mendampingi diantaranya Dr. Herna Febrianty Sianipar, M.Si sebagai ketua,Tambos Sianturi,M.T sebagai anggota, dan
Theresia Monika Siahaan,M.Pd sebagai anggota. Dr. Apriani Sijabat, M.Pd dan Christa Voni Roulina Sinaga, M.Pd sebagai pembantu di lapangan.(Tohap)
















Discussion about this post