SIANTAR-MEDIAMASIP.COM
Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar (UHKBPNP) melaksanakan wisuda kepada 207 mahasiswa dari tiga Fakultas. Wisuda dilaksanakan di Aula UHKBPNP Jalan Sangnaualuh No.4 Kelurahan Siopat Suhu Kota Pematangsiantar, Sabtu (20/6/2026) dimulai 08.00 WIB.

Acara yang mengangkat thema UHKBPNP membangun generasi tangguh, berkarakter dan berdampak tersebut diawali dengan ibadah yang dipimpin Kadep Diakonia HKBP Pdt.Eldarton Simbolon D.Min dilanjutkan dengan upacara nasional, kata -kata sambutan dan pelaksanaan wisuda kepada 207 mahasiswa oleh Rektor UHKBPNP Dr. Muktar B. Panjaitan, M.Pd.
Rektor UHKBPNP Dr Muktar B. Panjaitan, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa dosen-dosen di UHKBPNP ikut kompetisi Nasional dalam bentuk Pendanaan Hibah Penelitian. Ada 10 orang Dosen Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar sebagai Penerima Pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dari Pemerintah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Pelaksanaan 2026 yang meliputi : 4 (empat) orang Penerima Pendanaan Program Penelitian, skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR), 4 (empat) orang Dosen Penerima Pendanaan Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM); 1 (satu) orang Dosen Penerima Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatera dan 1 (satu) orang Dosen Penerima Pendanaan Penelitian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional Tahun Pelaksanaan 2026.

Rektor menambahkan, UHKBPNP juga meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui studi lanjut program Doktor, “Saat ini sudah berjumlah 31 orang dosen yang bergelar Doktor atau 24% dari jumlah dosen tetap, dan dalam kesempatan ini juga,”ujarnya.
Diakhir sambutannya rektor menyampaikan 3 pesan kepada alumni yaitu: menjadi generasi yang Unggul. Unggul berarti Anda memiliki kompetensi akademis, daya saing global, dan kemampuan adaptasi yang tinggi di era disrupsi teknologi ini. Dunia hari ini tidak kekurangan orang pintar, dunia kekurangan orang-orang yang berintegritas.
Yang kedua kata rektor yaitu menjadi generasi yang Berkarakter: Karakter adalah kemudi dari kecerdasan Anda. Nilai-nilai kejujuran, etika, kerendahan hati, dan ketangguhan (resilience) adalah jangkar yang akan menjaga Anda tetap tegak berdiri di tengah badai perubahan dunia.

Sedangkan yang ketiga yaitu menjadi generasi yang Berdampak: Ini adalah puncak dari proses belajar Anda. Ilmu pengetahuan yang Anda miliki tidak boleh berhenti di dalam lembaran ijazah atau transkrip nilai, “Ilmu Anda harus membumi. Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Anda harus menjadi solusi atas problem yang dihadapi masyarakat, bukan justru menjadi bagian dari masalah,”ujarnya.
Ketua Yayasan UHN, Dr. Efendi MS. Simbolon dalam sambutannya mengucapkan rasa hormat dan selamat kepada orang tua, keluarga para wisudawan,”Dibalik setiap toga yang dikenakan hari ini, ada doa yang tidak pernah berhenti dipanjatkan oleh orangtua,”ujar Efendi.
Kepada wisudawan-wisudawaty Efendi mengatakan wisuda bukan garis akhir melainkan pintu gerbang menuju tantangan yang lebih besar.”Ijazah membuka pintu, tetapi karakter dan kompetisi menentukan sejauh mana saudara melangjah,”ujarnya.
Diakhir sambutannya Efendi berpesan agar alumni jangan takut jika lapangan kerja terbatas namun fokus pada luasnya kesempatan untuk berkarya.”Generasi Nommensen harus menjadi pencipta peluang, pemberi solusi, inovator, wirausahawan dan pemimpin masa depan. Jadilah alumni yang membanggakan,”pungkasnya.
Sementara itu, Ephorus HKBP yang juga pembina Yayasan UHN Pdt Dr.Victor Tinambunan,MST dalam bimbingan pastoralnya mengatakan wisuda bukan sekadar tentang gelar akademik. Ini adalah kesaksian bahwa Tuhan setia berjalan bersama saudara. Ketika tenaga hampir habis, Tuhan menguatkan. Ketika jalan terasa gelap, Tuhan menghadirkan orang-orang sebagai perpanjangan tangan kasih-Nya.

“Maka hari ini, jangan hanya berbangga—tetapi bersyukurlah. Sebab di balik toga yang saudara kenakan, ada kasih karunia Tuhan yang tidak pernah meninggalkan saudara.
Saya mengajak kita agar Mazmur 103:2 menjadi ungkapan hati kita yang terdalam: Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya,”ujar ephorus.
Acara dihadiri oleh Ephorus HKBP Pdt Dr.Victor Tinambunan, MST, Kadep Diakonia Pdt Eldarton Simbolon, D.Min, kerua yayasan UHN Dr Efendi MS Simbolon, Sekretaris UHN Pdt Dr. Enig S. Aritonang, M.Th, Rektor UHN Medan Dr. Richard A.M Napitupulu MT, Ketua STT HKBP Pdt Dr Sukamto Limbong, MTh, pengawas yayasan UHN, Para wakil Rektor, Para dekan, ketua panitia Winarto Silaban, M.Pd, dosen serta tendik dan dihibur oleh Marsada Band.(Tohap)














Discussion about this post