Mediamasip.com
No Result
View All Result
  • News
    • Daerah
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
  • Peristiwa
  • Hukum
  • Opini
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
Mediamasip.com
No Result
View All Result
Mediamasip.com
  • NEWS
  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • PERISTIWA
  • HUKUM
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • WISATA
  • OLAHRAGA
ADVERTISEMENT
HomeWisata

Petani KJA Seputar Danau Toba Minta Gubsu Merevisi SK Gubsu Nomor 188.44/213/KPTS/2017

Penulis: Mediamasip.com
30 Agustus 2022 | 12:50 WIB
inWisata

Baca Juga

Polres Simalungun Menggelar Operasi Kamseltibcar Lantas Ketupat Toba 2024 untuk Menjamin Kelancaran Mudik Idul Fitri

Upaya Maksimal Polres Simalungun Menjamin Arus Balik Lebaran yang Aman dan Lancar

Apel Gabungan Polres Toba Meriahkan Keberhasilan Aquabike Jetski World Championship 2023

AJIBATA – MEDIAMASIP

Petani Keramba Jaring Apung  (KJA) di  seputar Danau Toba mendesak Gubernur Sumatera Utara (Gubsu)agar segera merevisi  SK Gubenur Nomor Nomor 188.44/213/KPTS/2017

Keramba Jaring Apung di Danau Toba

Hal ini disampaikan  oleh salah satu  Tokoh  Masyarakat Petani KJA di Kabupaten Toba Tuan Nanser Sirait  (TUNAS) kepada Wartawan, Senin 29/8/2022  di Ajibata. Masalahnya akibat kebijakan tersebut, yang dituangkan di dalam Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/213/KPTS/2017 tentang Daya Dukung dan Daya Tampung Danau Toba, serta Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/209/KPTS/2017 mengenai Status Trofik Danau Toba, tidak saja tentang penataan.

Tunas bersama par wartawan saat konprensi pers

“Isi surat tersebut mengharuskan para pelaku usaha KJA untuk mengurangi kapasitas produksi jauh di bawah kapasitas yang telah berlangsung hari ini ujarnya.

Dikatakannya KJA milik masyarakat yang jumlahnya hingga 14.000 unit sangat mendominasi bisnis perikanan air tawar di Danau Toba.”Tentu saja, nasib sekitar 12.000-an manusia menjadi hal yang tidak boleh dipertaruhkan secara sembrono apalagi dalam  menghadapi dampak pandemik dan Inflasi yang sedang meningkat,”ujar Tunas.

Keramba jaring apung di Danau Toba

Lebih lanjut TUNAS menyebutkan SK itu perlu  direvisi karena didalamnya menyebutkan daya dukung Danau Toba untuk KJA harus menjadi 10.000 ton per tahun, dengan tujuan agar kualitas air yang disebut tercemar dapat terkendali.

Padahal persoalan bisnis perikanan KJA di Danau Toba ini sangat kontradiksi dengan data yang dimiliki Pemprov Sumut melalui SK Gubernurnya (daya tampung 10.000 ton/tahun), yang berbeda dengan data Kementerian Kelautan dan Perikanan

Situasi saat Konfrensi pers

Masalahnya kurang akurat target dari kebijakan SK Gubernur itu akan sangat berpeluang menambah angka kemiskinan  Petani  KJA di Danau  Toba.
“Saat ini  saja  produksi  perikanan  KJA di Danau  Toba  mencapai  rata  rata 50.000 Ton pertahun dan  Pendapatan  perkapita  petani KJA mencapai  rata  rata  50 juta dan kalau diturunkan  target produksinya  menjadi  10.000 Ton maka  akan  menambah  Angka  Kemiskinan  di  Danau  Toba,” ujarnya menambahkan.

TUNAS mengharapkan kepada Gubenur Sumut agar  mendiagnosa masalah yang tepat dan komprehensif sebagai input kebijakan, sebelum kebijakan ditetapkan.

Kebijakan ini nampaknya kurang diperhatikan oleh pemerintahan pusat dan pemerintahan Provinsi Sumatera Utara saat menetapkan KJA sebagai sumber pencemaran utama di Danau Toba, lalu menginisiasi sektor pariwisata sebagai penggantinya.

Kebijakan yang menganak emaskan sektor pariwisata tersebut, akhirnya mengharuskan usaha-usaha KJA  yang selama ini telah terbukti berdampak positif khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka kemiskinan masyarakat setempat, harus terpinggirkan secara perlahan

Jika tindak lanjut dari kebijakan tersebut hanya sebatas zonasi atau penataan kawasan, menurut hemat saya, para pelaku usaha KJA akan dengan rela mendukung dan melakukan penataan

Selain itu, berbeda juga dengan Tim Riset Care LPPM IPB dengan data terbarunya yang menyatakan daya dukung Danau Toba untuk budidaya perikanan berkisar antara 33.810 ton sampai 101.435 ton per tahun.

Oleh karenanya, TUNAS menduga bahwa pemerintah pusat maupun provinsi, secara sengaja atau tidak sengaja, menumpahkan semua kesalahan kepada usaha KJA atas pencemaran yang terjadi di Danau Toba.

Padahal, menurut penelitian kata Tunas justru usaha KJA tidak berperan terlalu signifikan dalam mencemari Danau Toba.”Jadi secara regulasi, surat keputusan gubernur tersebut bukan hanya melarang usaha perikanan  KJA tapi kegiatan pariwisata di atasnya pun semestinya tidak diperbolehkan.Artinya, jika pemerintah daerah konsisten, maka surat keputusan gubernur tentang status Danau Toba bisa dijadikan acuan legal untuk memprioritaskan segala rupa usaha pariwisata di Danau Toba,

Dengan kata lain, pemerintah sudah melakukan keteledoran kebijakan publik mulai dari proses awal pembuatan kebijakan SK Gubernur Nomor 188.44/ 213/ KPTS/ 2017 yakni input kebijakan tersebut tidak akurat,”Tandas TUNAS seraya mengatakan sebagai Petani KJA berharap bahwa hasil kajian kedepan dapat lebih akurat untuk segera  merevisi  SK Gubernur Nomor 188.44/213/KPTS/2017 Tersebut dan mampu mengakhiri polemik data yang ada. ( Effendy Bakkara )

Editor:Tohap Manurung, SH

Tags:AjibataKeramba Jaring Apung

Lanjutkan Membaca

Daerah

Polres Simalungun Menggelar Operasi Kamseltibcar Lantas Ketupat Toba 2024 untuk Menjamin Kelancaran Mudik Idul Fitri

Penulis: Mediamasip.com
14 April 2024 | 15:17 WIB

SIMALUNGUN – MEDIA MASIP Dalam upaya memastikan kelancaran arus mudik dan mengurangi kemacetan selama Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024,...

Read more
Daerah

Upaya Maksimal Polres Simalungun Menjamin Arus Balik Lebaran yang Aman dan Lancar

Penulis: Mediamasip.com
14 April 2024 | 12:24 WIB

Simalungun - Media Masip Dalam rangka Libur Hari Raya Idul Fitri 1445H/2024M, Kapolres Simalungun, AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H.,...

Read more
Dunia

Apel Gabungan Polres Toba Meriahkan Keberhasilan Aquabike Jetski World Championship 2023

Penulis: Mediamasip.com
27 November 2023 | 22:01 WIB

TOBA - MEDIA MASIP Polres Toba menggelar apel gabungan di Lapangan Kantor Bupati Toba untuk merayakan suksesnya Aquabike Jetski World...

Read more
Nasional

Sukses Besar Grand Final Danau Toba Rally 2023 Ajang Bergengsi Mendukung Pariwisata dan Keselamatan

Penulis: Mediamasip.com
26 November 2023 | 09:52 WIB

SIMALUNGUN - MEDIA MASIP Grand Final Danau Toba Rally 2023, Seri ke-4 Asia Pacific Rally Championship (APRC) dan IMI National...

Read more
Daerah

Kontroversi Pencabutan Sponsor Mengguncang Open Ceremony Rally APRC di Kaldera Toba

Penulis: Mediamasip.com
25 November 2023 | 21:27 WIB

TOBA SIBISA - MEDIA MASIP Penjabat Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin, secara resmi membuka acara Asia Pacific Rally Championship (APRC) di...

Read more
Daerah

Bambang Soesatyo Resmi Buka Grand Final APRC di Danau Toba 2023

Penulis: Mediamasip.com
25 November 2023 | 21:03 WIB

TOBA - MEDIA MASIP Bambang Soesatyo, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), resmi membuka Ceremonial Start Grand Final Asia Pasific...

Read more
Dunia

Antisipasi Kemacetan Kapolres Toba Pimpin Apel Kesiapan Aquabike World Championship dengan Jalur Lalu Lintas Inovatif

Penulis: Mediamasip.com
21 November 2023 | 13:53 WIB

TOBA – MEDIA MASIP Dalam persiapan menyambut Aquabike World Championship, Kapolres Toba AKBP Taufiq Hidayat Thayeb SH, S.I.K memimpin apel...

Read more
Daerah

Polres Simalungun Siap Amankan Aquabike Jetski World Championship 2023

Penulis: Mediamasip.com
17 November 2023 | 16:25 WIB

SIMALUNGUN – MEDIA MASIP Dalam rangka mendukung keamanan dan kelancaran Aquabike Jetski World Championship yang akan digelar di wilayah hukum...

Read more
Daerah

Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Korban Banjir Bandang di Samosir: Rosma Habeahan Ditemukan 1,5 km dari Lokasi Awal

Penulis: Mediamasip.com
17 November 2023 | 16:12 WIB

SAMOSIR – MEDIA MASIP Tim SAR Gabungan yang dikomandoi oleh Basarnas Pos SAR Parapat Danau Toba akhirnya berhasil menemukan jasad...

Read more
News

Peringati Hari Pahlawan. PHRI Simalungun Gelar Aksi Bersih di Pesisir Pantai Danau Toba

Penulis: Mediamasip.com
10 November 2023 | 17:11 WIB

PARAPAT - MEDIAMASIP Badan Pengurus Cabang (BPC) Persatuan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Simalungun menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di seputar...

Read more

Discussion about this post

Berita Terkini

Peristiwa

Geger! Pedagang Mie Goreng 33 Ditemukan Meninggal Dalam Kondisi Tergantung, Terdapat Surat di Dekat Jenazah

3 Juni 2026 | 20:24 WIB
News

Ops Antik TOBA 2026, Polres Pematangsiantar Amankan 29 Tsk Narkoba

3 Juni 2026 | 20:14 WIB
Daerah

Empat Desa dan Satu Kecamatan dari Humbahas Ikuti Lomba Desa Percontohan Tingkat Provinsi Sumatera Utara

3 Juni 2026 | 18:35 WIB
Daerah

Bupati Oloan Serahkan Bantuan Korban Bencana Alam Air Sungai Meluap di Pollung

3 Juni 2026 | 18:23 WIB
Daerah

Penguatan Kerjasama. Bupati Humbahas Sambut Kunjungan Pimpinan Bank Sumut Doloksanggul

3 Juni 2026 | 18:15 WIB
Daerah

Bupati Taput Pimpin FGD, targetkan Perencanaan Pembangunan Daerah yang Terintegrasi dan Komprehensif

3 Juni 2026 | 18:02 WIB
Opini

Menguji Bahasa, Mengabaikan Literasi: Ketika Sekolah Kehilangan Makna

2 Juni 2026 | 21:09 WIB
Daerah

Pemerintah Daerah Humbahas Ikuti Rapat Persiapan MTQ Tingkat Sumut

2 Juni 2026 | 21:00 WIB
News

Kolaborasi dan keterlibatan Seluruh Sektor dalam Kegiatan Advokasi Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Humbahas

2 Juni 2026 | 20:52 WIB
Daerah

Pemkab Taput Gelar Monitoring 5 Kategori Desa Percontohan PKK Tingkat Provinsi

2 Juni 2026 | 20:35 WIB
Daerah

Pemkab Taput Komit Tertibkan Penambangan Pasir

2 Juni 2026 | 20:24 WIB
Daerah

Pemkab Taput Apresiasi Siswa Berprestasi Saat Upacara Hari Lahir Pancasila

1 Juni 2026 | 21:57 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2022-2024 Mediamasip.com

RotasiBarakBerita SiantarBerita SimalungunDanau Tobasumber berita

No Result
View All Result
  • News
    • Daerah
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
  • Peristiwa
  • Hukum
  • Opini
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata

© 2022-2024 Mediamasip.com

RotasiBarakBerita SiantarBerita SimalungunDanau Tobasumber berita