SIANTAR-MEDIAMASIP.COM
Aksi pencurian terjadi di sebuah toko sparepart (suku cadang) kendaraan roda dua bernama Toko Cokro Jaya, yang berlokasi di Jalan H.O.S Cokroaminoto, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar.
Berdasarkan rekaman CCTV milik warga sekitar, aksi pembobolan ini diketahui terjadi tepatnya pada Senin (13/7/2026) sekira pukul 02.40 WIB dini hari. Terduga pelaku tampak masuk ke toko setelah merusak paksa gembok gerbang toko.
Para maling tersebut berhasil mengambil uang tunai puluhan juta rupiah dan juga mencopot seluruh sistem pengawas kamera CCTV untuk menghilangkan jejak.
Jefrin (32), selaku pemilik toko mengungkapkan bahwa dirinya baru menyadari tempat usaha miliknya telah dibobol saat hendak memulai pekerjaan pada pagi hari.
“Awal ketahuannya tadi pagi jam 08.00 WIB pas saya buka toko. Laci-laci meja kerja sudah dalam kondisi terbuka semua dan berantakan,” ujar Jefrin saat diwawancarai di lokasi kejadian.
“Kalau feeling saya sekitar pukul 02.00 WIB. Kebetulan saat kami periksa, unit kamera pengawas sudah hilang. Pelaku mengambil 3 unit kamera CCTV beserta server tempat penyimpanannya (DVR). Jadi kami mau cek rekaman sudah tidak bisa lagi, semuanya dibawa kabur,” tambahnya.
Jefrin menduga bahwa tampaknya yang pertama kali dirusak adalah gembok gerbang depan, kemudian gerbang belakang. Saat diperhatikan, terdapat juga bekas congkelan yang tertinggal di area sasis pintu.
Dugaan sementara, setelah berhasil membuka gerbang, pelaku langsung menargetkan area kasir dan meja administrasi. Dari hasil pengecekan sementara, total kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
“Pertama kali mungkin para pelaku ini mengincar uang tunai dulu. Yang pastinya barang kami yang hilang itu ada uang tunai berjumlah sekitar Rp20 juta rupiah, ditambah 3 unit CCTV beserta rumahnya (housing cover),” Ungkap Jefrin.
Pihak korban yang merasa dirugikan langsung berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna mengungkap identitas komplotan maling pembobol toko tersebut.
“Setelah (pendataan) ini, kami langsung membuat laporan resmi ke Polres Pematangsiantar,” tutup Jefrin.
Para warga sekitar yang merasa resah dan was-was akibat kejadian ini berharap agar pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku dan komplotannya agar tidak ada lagi kejadian yang sama, dan demi menjaga situasi kondisi lingkungan tetap aman dan kondusif.(Jono)














Discussion about this post